Banyak orang mengenal APAR sebagai tabung pemadam kebakaran. Namun, penggunaannya memiliki konteks yang lebih luas karena jenis media, kondisi alat, lokasi pemasangan dan kesiapan pengguna ikut menentukan manfaatnya.
Lingkungan Gudang tidak selalu memiliki satu jenis risiko. Karena itu, pendekatan terhadap APAR sebaiknya tidak hanya melihat jumlah tabung, tetapi juga melihat kesesuaian dengan area yang dilindungi.
Memilih APAR Foam untuk Gudang
Sebelum membeli atau menempatkan APAR, ada beberapa hal yang layak diperiksa agar perlengkapan yang dipilih lebih sesuai dengan kondisi lapangan:
- Jangan memilih hanya berdasarkan harga atau ukuran tabung.
- Pastikan lokasi pemasangan tidak menghalangi jalur keluar.
- Pastikan informasi pada tabung dapat dibaca dengan jelas.
- Perhatikan kemudahan pengguna mengambil APAR.
- Gunakan evaluasi tenaga kompeten apabila kondisi risikonya kompleks.
- Perhatikan kondisi fisik APAR sebelum digunakan.
Mengenal APAR Foam
Mengenali APAR Foam sejak awal membantu pengguna memahami fungsi alat dan batas penggunaannya. Pemilihan tidak sebaiknya dilakukan hanya berdasarkan bentuk, warna atau ukuran tabung.
Fungsi APAR Foam pada Gudang
Keberadaan APAR Foam akan lebih berarti apabila pengguna mengetahui lokasinya dan memahami kapan alat dapat digunakan serta kapan harus meninggalkan area.
Penempatan APAR Foam
APAR yang tertutup kardus, furnitur atau peralatan lain dapat menyulitkan pengguna ketika terjadi keadaan darurat. Karena itu, area sekitar APAR Foam perlu dijaga tetap mudah diakses.
Lokasi APAR sebaiknya diketahui oleh orang yang bekerja atau beraktivitas di area tersebut.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kebiasaan dapat mengurangi kesiapan APAR. Hal-hal berikut sebaiknya menjadi perhatian:
- Menjadikan APAR sebagai satu-satunya perlindungan kebakaran.
- Tidak melakukan pemeriksaan berkala.
- Memilih jenis APAR tanpa mempertimbangkan risiko.
- Menunda penanganan ketika APAR menunjukkan kondisi tidak layak.
- Mengabaikan kondisi fisik tabung.
- Membiarkan akses menuju APAR terhalang.
Cara Menggunakan APAR Foam
Penggunaan APAR Foam harus dilakukan hanya ketika kondisi memungkinkan dan pengguna mempunyai jalur keselamatan. Petunjuk pada tabung tetap menjadi acuan utama.
- Ikuti petunjuk yang tercantum pada tabung.
- Lepaskan pengaman sesuai mekanisme APAR.
- Pastikan APAR sesuai dengan karakteristik kebakaran.
- Ambil APAR dengan posisi yang aman.
- Apabila api berkembang atau kondisi membahayakan, segera tinggalkan area.
- Pastikan pengguna mempunyai jalur keluar yang aman.
Edukasi Pengguna
Tidak semua orang harus menjadi ahli pemadaman. Namun, penghuni atau pekerja perlu memahami prinsip keselamatan, lokasi APAR dan kapan harus melakukan evakuasi.
Memahami Risiko Kebakaran
Sebelum menentukan perlengkapan, pengelola dapat memetakan sumber energi dan material yang terdapat di Gudang. Langkah ini membantu memahami area yang membutuhkan perhatian lebih.
Kesimpulan
Untuk Gudang di Cirebon, pengelola sebaiknya melakukan evaluasi risiko secara berkala dan memastikan perlengkapan keselamatan berada dalam kondisi yang sesuai.
Keselamatan harus menjadi prioritas. Apabila api berkembang cepat, asap menjadi pekat atau kondisi tidak lagi aman, segera tinggalkan area dan hubungi layanan darurat yang sesuai.